






Lembaga
Masjid Baytul Maqdis merupakan masjid yang dikelola oleh AQL (Ar-Rahman Qur’anic Learning Center) yang berdiri pada 1 Muharam 1429 H (29 Desember 2008) adalah sebuah lembaga yang memiliki gerakan “islah”/perbaikan dan “tajdid”/ pembaharuan, bergerak di bidang DAKWAH, PENDIDIKAN, SOSIAL, EKONOMI, KADERISASI dan WAKAF, yang bersemangat untuk mengembalikan masyarakat umum kepada Al-Qur’an. Yayasan Pusat Peradaban Islam yang dipimpin KH. Bachtiar Nasir, Lc., MM. secara resmi terdaftar sebagai yayasan sejak 2013.
Pembangunan Masjid Baytul Maqdis Indoneisa
Janganlah engkau melaksanakan salat di dalamnya (masjid itu) selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama lebih berhak engkau melaksanakan salat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang gemar membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang membersihkan diri. (QS. At-Taubah [9]: 108)
Latar Belakang
Masjid adalah tempat ibadah yang memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam. Lebih dari sekadar tempat salat, masjid juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat menyucikan diri, serta pusat dakwah dan perjuangan Islam.
Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk membangun Masjid Baytul Maqdis Indonesia, sebuah masjid yang berdiri atas pondasi takwa, menjadi sarana pensucian diri, serta pusat gerakan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis.
Tujuan


