
GERAKAN MAQDISI
Bangun Masjid. Bangun Generasi. Bangun Peradaban Qur’an Menuju Pembebasan Baitul Maqdis.
Masjid Baitul Maqdis Indonesia — MAQDISI
Ada masjid yang dibangun bukan hanya dengan batu, semen, dan beton.
Tetapi dengan iman, cinta, doa, kepedulian, dan cita-cita besar untuk umat.
Inilah Masjid Baitul Maqdis Indonesia — MAQDISI.
Sebuah ikhtiar membangun rumah Allah yang tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga pusat Al-Qur’an, dakwah, pendidikan, kaderisasi pemimpin, kepedulian kemanusiaan, dan pembinaan generasi.
Melalui GERAKAN MAQDISI, kami mengajak seluruh umat untuk mengambil bagian dalam pembangunan masjid ini.
Mulai dari anak sekolah, keluarga, warga RT/RW, majelis taklim, komunitas, lembaga, perusahaan, hingga para dermawan.
Karena membangun rumah Allah bukan hanya tugas orang-orang yang lapang hartanya, tetapi kesempatan bagi siapa pun yang ingin menitipkan amal jariyah terbaiknya.
Bangun Masjid, Bangun Generasi, Bangun Peradaban Qur’an Menuju Pembebasan Baitul Maqdis.
Visi MAQDISI
Membangun peradaban dengan Al-Qur’an, melahirkan generasi pembebas Baitul Maqdis melalui iman, ilmu, akhlak, dakwah, kaderisasi pemimpin, dan kepedulian kemanusiaan.
MAQDISI hadir dengan keyakinan bahwa pembebasan Baitul Maqdis tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga membutuhkan generasi yang dibina.
Generasi yang peduli kepada umat.
Generasi yang siap menjadi pemimpin dan pembela kebenaran.
Karena sebelum sebuah peradaban bangkit di luar, ia harus lebih dahulu dibangun dari dalam: dari masjid, dari Al-Qur’an, dari keluarga, dari pendidikan, dan dari hati yang bertakwa.
Masjid yang Dibangun di Atas Dasar Takwa
Allah Ta’ala berfirman:
“Janganlah engkau melaksanakan salat di dalamnya selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama lebih berhak engkau melaksanakan salat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang gemar membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang membersihkan diri.” (QS. At-Taubah [9]: 108)
Ayat ini mengingatkan bahwa masjid bukan hanya bangunan fisik.
Masjid adalah tempat tumbuhnya takwa.
Karena itu, Masjid Baitul Maqdis Indonesia — MAQDISI — diikhtiarkan agar menjadi masjid yang berdiri di atas pondasi takwa, dibangun dengan niat yang bersih, dikelola untuk kemaslahatan umat, dan dihidupkan dengan Al-Qur’an.
Tentang Lembaga
Masjid Baitul Maqdis Indonesia — MAQDISI — merupakan bagian dari ikhtiar dakwah dan peradaban yang dikelola oleh AQL — Ar-Rahman Qur’anic Learning Center.
AQL berdiri sejak tahun 2008 sebagai lembaga yang membawa semangat islah atau perbaikan dan tajdid atau pembaruan, dengan gerakan utama mengembalikan masyarakat kepada Al-Qur’an.
Gerakan ini bergerak dalam bidang:
• Dakwah
• Pendidikan
• Sosial
• Ekonomi
• Kaderisasi
• Wakaf
• Kepedulian kemanusiaan
AQL berada di bawah naungan Yayasan Pusat Peradaban Islam, yang dipimpin oleh KH. Bachtiar Nasir, Lc., MM. dan secara resmi terdaftar sebagai yayasan sejak tahun 2013.
Melalui pengalaman panjang dalam dakwah, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan umat, dan gerakan sosial kemanusiaan, MAQDISI dihadirkan sebagai pusat baru untuk menguatkan visi besar: membangun peradaban dengan Al-Qur’an dan melahirkan generasi yang mencintai serta memperjuangkan Baitul Maqdis.
Mengapa Masjid Baitul Maqdis Indonesia Dibangun?
Masjid adalah pusat kehidupan umat Islam. Di masa Rasulullah ﷺ, masjid bukan hanya tempat ibadah.
Masjid adalah pusat ilmu, pusat ukhuwah, pusat musyawarah, pusat kaderisasi, pusat kepedulian sosial, dan pusat lahirnya peradaban.
Hari ini, umat membutuhkan masjid yang kembali menjalankan fungsi besar itu.
Bukan hanya masjid yang ramai saat salat. Tetapi masjid yang hidup dengan Al-Qur’an.
Masjid yang melahirkan guru, dai, pemimpin, pejuang kemanusiaan, keluarga Qur’ani, dan generasi yang memiliki kepedulian terhadap umat Islam di seluruh dunia, termasuk Baitul Maqdis.
Karena Baitul Maqdis bukan sekadar tempat dalam sejarah.
Maka MAQDISI dibangun sebagai pusat pembinaan cinta itu:
cinta kepada Allah, cinta kepada Al-Qur’an, cinta kepada masjid, cinta kepada umat, dan cinta kepada Baitul Maqdis.
Fungsi Utama MAQDISI
Masjid Baitul Maqdis Indonesia — MAQDISI — diikhtiarkan menjadi pusat:
Tujuan Pembangunan MAQDISI
Pembangunan Masjid Baitul Maqdis Indonesia bertujuan untuk:
Semua Bisa Ikut Membangun MAQDISI
Tidak harus menunggu kaya untuk ikut membangun rumah Allah.
Tidak harus menunggu besar untuk meninggalkan jejak amal jariyah.
Anak sekolah bisa ikut dengan satu bata.
Satu keluarga bisa ikut dengan satu saf.
Satu RT bisa ikut menjadi tiang peradaban.
Satu majelis bisa ikut menghadirkan ruang pembinaan.
Satu perusahaan bisa ikut menjadi mitra peradaban.
Satu dermawan bisa ikut mempercepat lahirnya pusat Al-Qur’an dan kaderisasi umat.
Setiap kontribusi memiliki nilai.
Setiap rupiah yang diberikan dengan ikhlas bisa menjadi saksi cinta kepada Allah.
Setiap bagian dari masjid ini, insyaAllah, akan menjadi aliran pahala bagi siapa pun yang ikut membangunnya.
Bayangkan, ketika kelak di masjid ini ada anak membaca Al-Qur’an.
Ada keluarga yang dibina.
Ada pemuda yang dikader.
Ada guru yang mengajar.
Ada jamaah yang bersujud.
Ada doa yang dipanjatkan.
Ada kepedulian untuk Baitul Maqdis yang terus dinyalakan.
Semoga ada bagian dari harta kita yang menjadi sebab pahala itu terus mengalir.
Pilih Paket Amal Jariyah Anda
Paket Individu dan Keluarga
Paket Anak Sekolah
Paket RT/RW dan Komunitas
Paket Donatur Utama
Dari Indonesia untuk Baitul Maqdis
Gerakan ini adalah ikhtiar kecil dari Indonesia untuk cita-cita besar umat. Kita mungkin belum semua bisa hadir langsung di Baitul Maqdis. Tetapi kita bisa membangun generasi yang mencintainya. Kita bisa membina anak-anak yang memahami kedudukannya. Kita bisa menghidupkan Al-Qur’an yang menjadi sumber kekuatan umat. Kita bisa membangun masjid yang menjadi pusat lahirnya kepedulian, ilmu, dakwah, dan kaderisasi.
MAQDISI adalah panggilan untuk mengambil bagian.
Bukan hanya membangun tempat ibadah, tetapi membangun pusat peradaban Qur’ani. Bukan hanya menyelesaikan bangunan. Tetapi menyiapkan generasi. Bukan hanya mengumpulkan dana. Tetapi menggerakkan iman, cinta, dan kepedulian umat. Jadilah Bagian dari Amal Jariyah Ini. Hari ini, Allah masih memberi kita kesempatan.
Kesempatan untuk beriman.Kesempatan untuk beramal, kesempatan untuk menitipkan sebagian harta di jalan-Nya. Kesempatan untuk ikut membangun rumah Allah. Kesempatan untuk menjadi bagian dari lahirnya generasi Qur’ani pembela Baitul Maqdis.
Mari bergabung dalam GERAKAN MAQDISI.
Bangun Masjid. Bangun Generasi. Bangun Peradaban Qur’an Menuju Pembebasan Baitul Maqdis.
Semoga setiap bata yang tersusun, setiap lantai yang dipijak untuk sujud, setiap ayat yang dibaca, setiap ilmu yang diajarkan, setiap anak yang dibina, dan setiap doa yang dipanjatkan di masjid ini menjadi pahala jariyah yang terus mengalir untuk kita, keluarga kita, orang tua kita, guru-guru kita, dan seluruh kaum muslimin.
![]()
Belum ada Fundraiser